Anggaran Di Kasda Masih Rp 3 Triliun, Bupati Optimis Realisasi Tercapai Tatrget

oleh

Sangatta – Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengatakan yakin serapan realisasi anggaran sebesar Rp3 triliun akan tercapai sebelum akhir tahun 2022

Menurut Bupati jika masih ada waktu hingga Desember untuk mempercepat realisasi anggaran tersebut. Sesuai aturan kalau ada hal yang menghambat, itu bisa diperpanjang.
“Tapi seharusnya memang pengajuan itu tanggal 15 Desember, itu penagihan terakhir,” kata Bupati didampingi Kepala BPKAD Teddy dan Kepala Inspektorat Daerah Hamdan saat memberikan Keteragan Pers di Sangatta, 30/11/2022

Bupati menjelaskan katerlambatan ini kemungkinan karena memang tahapan awalnya, seperti lelang, yang agak lambat. Namun pekerjaan dilapangan tetap berjalan. Kedua, mungkin tidak paham, seharusnya segera menyampaian permohonan pencaran itu ke BPKAD, namun tidak dilakukan.

“Jadi ini mungkin keterlambatan adminitrasi. Contoh masalah Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Pegawai pemerintah dengan perjanjian Kerja (PPPK). Tapi ada satu dinas yang belum bayar, karena ini belum diminta, artinya dananya ada, tapi masih mengendap. Diharapkan realisasi OPD proaktif. Ngapain mengendap,”kata Bupati memberi penjelasan terkait masih adanya dana Rp3 tiliun mengendap di Bank

Ardiansyah Sulaiman mengaku dirinya sangat optimis jika realisasi anggaran bisa tercapai seusai dengan yang ditargetkan pemerintah. “Saya optimis, karena FGD hari ini menyampaikan hal itu. Makanya sejak awal saya streng menyampaikan sambutan sejak awal.
“Mohon untuk tidak ada yang berbicara, ada yang berbicara satu dua orang saya cat duluan. Kan belum ada terjadi kalau saya pidato streng seperti itu,”ucapnya dia
Sementara Teddy menambahkan,meski Tahun anggaran 2022 hanya tinggal sekitar 1 bulan lagi kedepan. Namun serapan anggaran dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) masih terbilang rendah.

Bahkan berdasarkan catatan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) jika anggaran belanja daerah yang terdapat di Kas Daerah hingga saat ini masih terdapat sekitar Rp 3 Triliun lebih.
“Kita semua masih memiliki anggaran di Kas Daerah sekitar Rp 3 Triliun lebih,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Teddy Febriansyah ( ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.