Nitizen Soroti Jalan Rusak Sangatta – Ranpul. Camat Sebut Hari Ini Sudah Diperbaiki. GM ESD KPC Matikan HP

oleh
FOTO: IST

SANGATTA – Dalam beberapa pekan terakhir ini kondisi jalan Sangatta – Rantau Pulung kembali menjadi sorotan dan perbicangan nitizen.

Bahkan kerusakan jalan Sangatta- Rantau Pulung sangat ramai dibicarakan nitizen di media sosial (medsos) dengan komentar beragam

Nitizen tidak saja meminta Pemkab dan DPRD untuk memperhatikan jalan poros yang menghubungkan dengan beberapa kecamatan itu, namun juga nitizen menyoroti perusahaan pertambangan batubara PT Kaltim Prima Coal ( KPC) yang beroperasi diwilayah itu .

Dalam sebuah Grup misalnya, nitizen bahkan memposting foto-foto lokasi yang rusak dan beberapa kendaraan yang terjebak dijalan rusak.

Begitu juga postingan berita-berita media online dan mengungkit kembali komimten PT KPC kepada Pemkab dan DPRD Kutim untuk menjadikan jalur rantau pulung perhatian.

Tetapi ada juga nitizen yang mempertanyakan kenapa harus selalu CSR KPC, kenapa bukan APBD Kutim untuk memperbaiki jalan ranpul itu.

Dalam beberapa waktu lalu, saat melintasi jalan Rantau Pulung Ketua DPRD Kutim Joni mengatakan, kita ini menunggu komitmen PT KPC untuk merawat jalan ini.

“Kami menunggu sesuai komitmen KPC saat pertemuan dengan Pemkab dan DPRD Kutim. Mereka bersedia dan memperioritaskan jalan rantau pulung”kata Joni kepada wartawan dilokasi jalan rusak

Camat Rantau Pulung Mulyono dihubungi Kamis sore membenarkan jalur Rantau Pulung dalam kondisi rusak.

“Iya benar memang rusak, tapi hari ini sudah diperbaiki oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit. Insyah Allah hari ini sudah bisa dilewati”kata Camat Mulyono melalui ponselnya,disertai vido sejumlah orang dilokasi jalan rusak dan kendaraan, alat berat memperbaiki jalan kamis sore 29/12/2022.

General Manager External Sustainable Develpomen (ESD) KPC Wawan Setiawan saat dihubungi untuk konfirmasi melalui pesan singkat Kamis siang pukul 15.05 wita tak dibalas

Kemudian pukul 17.22 wita ditelpon langsung ke nomor kontak namun tidak diangkatnya, meski aktif namun dimatikan

Salah satu warga SP5 Rantau Pulung mengaku rusaknya jalan poros rantau pulung sangat menganggu perjalanan

“Kalau sepeda motor masih bisa lewat, tapi kalau mobil tidak bisa lewat, kami sangat susah”kata Hifni melalui ponselnya
Menurut Hifni jalan yang paling parah dan sering rusak itu yang ada batubaranya terbakar, kalau lainnya masih baguslah

“Yang ada batu bara terbakar itu paling parah, karena tanah jadi licin. Lainnya itu bagus saja dilewati”katanya ( *)

No More Posts Available.

No more pages to load.