7 Naker Asal Jatim Adukan PT KAN Ke Disnakertrans Kutai Timur. Kerja Tak Sesuai Perjanjian. Hitungan Gaji Kacau

 

Liku, Sangatta, – ( 13/10/2022) – Tujuh orang tenaga kerja asal jawa Timur yang bekerja di perusahaan perkebunan  kelapa sawit PT Kalimantan Agro Nusantara ( KAN) mengaduke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans) Kutai Timur di pusat perkantoran di bukit pelangi, Kamis pagi, 13/10/2022.

 

Ditemui disalah satu ruangan di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Disnakertrans), Wahyuriawan salah satu perwakilan mengatakan, harus mengadukan nasib gaji ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di Kutim karena perusahaan yang pekerjakan kami tidak sesuai perjanjian awal saat kami di tawari di Jawa Timur ada dari Blitar dan Ponorogo

 

“Kami hanya bekerja dua bulan karena gajinya tidak sesuai yang dijanjikan, kacau hitungannya makamya kami ngadu, kami berhenti kerja dan mau pulang jawa”kata Wahyu menerangkan.

 

Wahyu menambahkan, awalnya kami direkrut oleh sebuah perusahaan CV di Blitar Jatim, untuk bekerja di perusahaan kelapa sawit di Kutai Timur Kaltim. Perjanjian awal penempatan tenaga kerja AKAD (Antar kerja antar Daerah).

 

Menurut kami kalau status tenaga kerja AKAD itu artinya asal masuk kerja ya hitungannya satu hari penuh mulai jam 07.wita pagi istrahat jam 12.00 wita siang, masuk lagi jam 13.00 wita dan pulang jam 14.00 wita dan dibayarkan penuh juga dengan upah Rp127 ribu perhari

 

“Tapi ternyata kami sudah bekerja 1 bulan, namun saat gajian hanya menerima Rp800. ribu saja per orang. Bulan kedua kami bekerja satu bulan kemudian gajian lagi tetap sama hanya dibayar Rp800 ribu per bulan per orang”tegas Wahyu dengan nada sedih.

 

Persoalan lain yang tidak sesuai janji awal saat kami direkurut adalah, dijanjikan penerangan listrik selama 24 jam, ternyata hanya 4 jam saja menyalah mulai pukul 18.00 wita sampai jam 22.00 wita. Kemudian air minum yang kami dijanjikan lancar ternyata air sumur dan tidak lancar bahkan kami minum air hujan.

 

“Listrik hanya menyalah 4 jam sehari dari pukul 18.00 wita sampai pukul 22.0 wita. Air kami kesulitan bahkan kerap minum air hujan”terang wahyu lagi dibenarkan rekannya yang duduk disebuah ruang kantor Disnakertrans Kutai Timur.

 

Ditambahkan Wahyu untuk saat ini masalah gaji kami masih kacac, sebab seharusnya kami terima diatas Rp3 juta sebulan dengan upah Rp127.000 per hari, namun sampai sekarang tidak dibayarkan semuanya oleh perusahaan

 

“Wahyu dan kawan-kawan tiba dan menginap di kantor Disnakertrans Kutim rabu malam untuk mengadukan permasahannya dengan perusahaan PT KAN yang beroperasi di Kecamatan Rantau Pulung

 

Hingga berita ini di siarkan belum ada keterangan dari perusahaan PT Kalimantan Agro Nusatnara ( KAN), namun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi diwakili Ramli Kepala Dinas Hubungan Industrial  dan Jamsostek mengatakan sudah mengirim sudah pemanggilan untuk manajamen PT KAN, Jumat besok.

 

“Kami sudah kirim surat pemanggilan ke PT KAN untuk hadir memberikan klarifikasi dan mediasi terkait pengaduan saudara Arif Albes Corea, jumat besok 14 Oktober 2022”kata Ramli ( liku1/*)